jalanterus

Puncak Taruko

Share this:

Puncak Taruko

Puncak Taruko – Salah satu tempat wisata yang pas untuk melihat pemandangan Tabiang Takuruang adalah dari Puncak Taruko. Tempatnya berada di Kenagarian Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Jika perjalanan dari pusat kota Bukittinggi bisa memakan waktu kurang lebih tiga puluh menit menuju tempat ini. Panorama alam tebing Ngarai Sianok yang mengelilingi menjadi daya tarik tersendiri. Maka dari itu, jangan heran jika tempat ini dijadikan sebagai salah satu spot foto yang banyak diminati banyak orang.

Jika menuju ke Puncak Taruko, kita akan melewati gerbang Geopark Ngarai Sianok. Setelah melewati gerbang ini kita bisa melihat pemandangan tebing selama perjalanan menuju Puncak Taruko. Selain menyuguhkan pemandangan yang indah, kita juga bisa menjumpai berbagai macam kafe kekinian dan rumah makan yang tentunya juga menyuguhkan pemandangan tebing Ngarai Sianok. Bagusnya lagi, kita juga bisa jumpai rumah makan “Gulai Itiak Lado Ijau” yang menjadi masakan khas Koto Gadang dan digemari oleh banyak orang.

(baca juga Talago Temani Hangatnya Bika dan Kawa Daun di Bika Tapi Talago)

Jalan ke Puncak Taruko bukanlah jalan yang besar, selain itu terdapat semak-semak yang cukup tinggi di sepanjang beberapa pinggiran jalan. Jika berkendara perlu berhati-hati juga bila berpapasan dengan pengendara lain. Jalan yang mendaki dan berkelok juga mengaruskan kita untuk memastikan kondisi kendaraan aman dengan bahan bakar yang mencukupi sebelum berpergian.

Puncak Taruko
Jepretan pemandangan Tabiang Takuruang dari Puncak Taruko (dokumentasi pribadi)

Sebelum memasuki Puncak Taruko, kita bisa menemukan tempat parkir yang bisa digunakan untuk kendaraan roda 2 dan roda 4. Sebelum masuk, pengunjung dikenakan biaya Rp5.000/orang untuk memasuki area Puncak Taruko dan itu belum termasuk biaya parkir. Di dalam area ada banyak tempat dan bisa makan juga, jadi bisa makan jikalau merasa lapar.

Selama berada dalam area kita juga perlu berhati-hati karena kita juga melewati jembatan kayu untuk berjalan menuju puncaknya. Selain itu tidak diperkenankan untuk melewati pagar pembatas karena itu bisa membahayakan keselamatan kamu. Tempat ini juga ramai dikunjungi terlebih ketika weekend, jadi tetap hati-hati dan jangan berdesakan.

(Percantik sudut meja dengan Kalender abadi nan aesthetic, klik di sini!)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *