First Thing First Seputar Kehamilan Yang Semuanya Harus Tahu

Selama menjalani kehamilan pertama ini, aku belajar banyak hal apalagi soal bagaimana rasanya hamil. Banyak perbedaan yang aku rasakan antara sebelum hamil dan saat hamil (entah bagaimana juga nanti rasanya setelah melahirkan). Perubahan fisik, mood, psikis, selera makan, aktivitas, kebiasaan dan lain lain itu memang sungguh real adanya dan itu tidak bisa dikontrol. Apalagi untuk kehamilan pertama kali yang harusnya itu butuh banyak dibimbing atau dibantu tentang berbagai hal seputar menjalani kehamilan. Tidak semua mereka yang hamil juga siap dan menerima akan perubahan perubahan yang terjadi pada dirinya selama menjalani kehamilan.
Dan dari sini aku paham kenapa ada yang tidak enjoy dengan kehamilannya, kenapa orang yang hamil itu ada yang gampang sedih atau gampang tersinggung dengan omongan orang, kenapa ada yang berpikir dua kali untuk hamil lagi karena bisa saja salah satu penyebabnya yaitu, mereka mau tidak mau harus menerima perubahan perubahan yang terjadi pada dirinya tersebut.
(baca juga Simpati dan Empati Yang Tidak Linear Dengan Intelektualitas)
Dan satu lagi, apa sih sebenarnya yang benar-benar diperlukan oleh orang yang sedang hamil? Satu hal yang mungkin terlihat sepele, tapi sebenarnya sangat memberikan dampak yang besar. Orang hamil itu sebenarnya lebih butuh dipahami dan dimengerti dengan kondisinya. Jika ada saudara atau orang terdekat kamu yang sedang hamil, sebaiknya berhati-hati untuk berbicara sesuatu tentang dirinya. Tidak mengusik dan menggurui keadaanya, tidak membanding-bandingkannya dengan orang lain yang dirasa lebih baik dari dirinya. Bahkan, tidak jarang juga banyak mereka yang tersinggung atau sedih karena perkataan dari orang terdekatnya.
Pembawaan atau keadaan orang yang sedang hamil itu juga berbeda-beda setiap orangnya, ada yang gampang lelah, gampang sakit, ada juga yang biasa biasa saja dan bisa melakukan aktivitas bahkan bekerja, dan banyak kondisi lainnya yang tidak bisa disama ratakan semuanya. Jadi, mohon banget untuk tidak membanding-bandingkan mereka, karena itu pasti akan membuat mereka sedih.
Selama perjalananku menjalani kehamilan pertama ini, banyak sekali dapat saran untuk bodo amat dengan perkataan orang lain. Tidak jarang juga ada yang bilang “kalau hamil ini yang penting ibu senang dan tetap waras”. Munculnya saran-saran ini juga pasti ada sebabnya, bukan?!
Terkadang, kalo dipikir-pikir lagi yang lebih sulit itu bukan kehamilan itu sendiri, tapi bagaimana mengontrol diri agar tidak terpengaruh dengan omongan orang lain.
(bag charm dengan variasi warna-warna cantik, klik di sini!)


